Selamat Datang

Minggu, 30 Oktober 2011

Pantai Tanjung Setia,Krui



Pantai Tanjung Setia terletak di Desa Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Lampung Barat, Propinsi Lampung, Indonesia. Pantai Tanjung Setia berjarak sekitar 52 km dari Kota Liwa, Ibukota Kabupaten Lampung Barat., dan dapat dijangkau juga dengan perjalanan darat sejauh 273 km dari Bandar Lampung.

Posisi Pantai Tanjung Setia yang strategis, yang letaknya berdekatan dengan jalan raya menyebabkan dapat dengan mudah dikunjungi oleh wisatawan. Wisatawan asing yang datang ke pantai ini banyak yang berasal dari Negara Amerika, Negara Australia dan Negara Eropa lainnya, mereka mendapatkan informasi tentang pantai ini melalui informasi yang disampaikan oleh teman atau kenalan mereka yang sudah datang lebih dahulu kepantai ini dan juga informasi tersebut mereka dapat melalui website yang dibuat oleh para pencinta selancar sedunia, mereka biasanya tinggal disini seminggu hingga sampai dua minggu lamanya.

Kegiatan Wisata Di Pantai Tanjung Setia

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan antara lain adalah berselancar, menyelam, berenang, berperahu, memancing, berjemur di pantai, berjalan sepanjang pantai, bermain-main ditepi pantai, berkemah, outbond. Ketika sore hari, wisatawan dapat menyaksikan matahari yang akan terbenam (sunset).

Pantai Tanjung Setia sudah cukup dikenal dikalangan orang barat, sehingga pada bulan-bulan tertentu ketika ombak di Pantai Tanjung Setia mencapai ketinggian puncaknya, pantai ini dipadati oleh turis asing untuk melakukan kegiatan surfing.


Bagi peselancar, Tanjung Setia merupakan surga tersembunyi (the secret paradise). Pamor itulah yang menyeret Edu, dari negara kecil Eropa, Bask, datang ke Tanjung Setia. "Wow! look at that waves! Isn't that great!" seru Edu sambil menyongsong ke deburan ombak bersama kawannya, Sabtu (24-4). Sejurus kemudian dia berdiri di atas papan selancar dan meliuk-liuk menyusuri gelombang panjang. Sesekali dia bergerak naik ke atas gelombang dan dengan cepat menukik.

Tidak kurang dari 100 ribu wisatawan mancanegara seperti Spanyol, Amerika Serikat, Australia, Portugal, dan Belanda berkunjung ke sini setiap tahun. Edu yang lima kali datang ke Indonesia, mengaku baru puas berselancar di Tanjung Setia. "Pemandangannya bagus. Ada gunung yang bisa terlihat dari pantai. Bisa wisata ke hutan juga. Ombak dan gelombangnya panjang.


Ombak yang tinggi yang ada di Pantai Tanjung Setia ini dinobatkan sebagai pantai bergelombang terbaik ketiga dunia oleh para peselancar dunia.

Ketinggian ombak di Pantai Tanjung Setia pada bulan Mei hingga bulan Agustus dapat mencapai ketinggian hingga 7 meter, sehingga para peselancar merasa sangat tertantang untuk menjadi peselancar terbaik, sedangkan di bulan lain tinggi ombaknya rata-rata 4 meter dengan pecahan ombak sepanjang 200 meter.

Kondisi laut pantai ini masih alami, belum tercemar dan udaranya sangat sejuk, suasananya tenang dan damai serta jauh dari kebisingan. Deburan ombaknya menggelitik sanubari, sehingga membuat para peselancar tidak ingin melewatkan kesempatan untuk berselancar di Pantai Tanjung Setia ini. Deburan ombaknya tidak kalah dengan pantai yang ada di Pulau Nias dan Pulau Bali, tidak berlebihan jika Pantai Tanjung Setia dijuluki sebagai pantai mutiara terpendam.

Disamping itu pantai ini dikenal juga sebagai tempat wisata memancing, dimana banyak terdapat ikan laut seperti ikan tuna dan ikan blue marlin. Temperatur udara di kawasan pantai ini berkisar antara 29° C sampai dengan 33° C.


Fasilitas Yang Tersedia Dikawasan Pantai Tanjung Setia, Tersedia tempat penginapan, cottage.

Objek Wisata Pantai Lainnya Di Lampung Barat, Objek wisata pantai lainnya diantaranya adalah Pantai Labuhan Jukung, antai Way Haru, Pantai Way Jambu, Pantai Way Sindi, Pantai Suka Negara.

Taman Nasional Way Kambas



                                       Salah satu atraksi gajah
     Taman Nasional Way Kambas, terletak di timur Propinsi Lampung dan berjarak sekitar 112 km dari Kota Bandarlampung. Taman nasional way (sungai) kambas ini pertama kali diresmikan oleh Menteri Pertanian tahun 1982. Dengan luas sekitar 130 ribu ha, tempat ini tidak hanya dihuni gajah2 sumatera (Elephas maximus), tp juga merupakan habitat bagi badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dan beberapa hewan dilindungi lainnya. Menurut sebuah sumber, objek wisata ini paling baik dikunjungi pada bulan Juli s.d. September

.
Image Hosted by ImageShack.us
Gajah dewasa dan anaknya yang baru dilahirkan beberapa hari
. setelah jenuh liburan di sekitar jakarta, anda dan keluarga  sesekali jalan2 ke lampung. cukup dengan berkendaraan sampai merak, dan menyebrang dari pelabuhan merak ke bakauheni, kami pun tiba di pulau sumatera. perjalanan ke kota bandar lampung dari tempat pendaratan ternyata cukup memakan waktu (sekitar 2 jam). disarankan kamu mengatur waktu jangan sampai melakukan perjalanan di tempat ini saat hari sudah gelap, kecuali berombongan dengan kendaraan2 lain yang turun dari kapal. konon kabar kalau sudah malam memudahkan penjahat menjadikan kamu sebagai korban di jalan yang relatif sepi ini.


Image Hosted by ImageShack.us
Peta

Peta: Dep. Kehutanan RI
Nah, untuk sampai way kambas sendiri tnyata tidak sedekat yang di kira. membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk sampai disana. itu juga plus tanya2, karena rambu/panduan menuju kesana ga gitu jelas. setibanya di way kambas, ternyata sudah padat didatangi orang. mereka rata2 memang orang lampung yang tengah berlibur. yg datang ga cuma pakai mobil atau motor, beberapa bahkan berombong2 datang pake truk. sekilas kl dilihat tempat ini seperti lapangan rumput yang luas banget. dibeberapa tempat kadang kita nemuin sekawanan gajah yang kakinya dirantai. katanya mereka adalah gajah2 liar yang tengah dididik supaya terlatih. memang sih, kl sudah pernah ke kebun binatang lain mungkin lebih seru kl kt liat gajah di taman safari. tp setidaknya keberadaan taman nasional di sumatera ini telah menjadi tempat tumbuh berkembangnya banyak satwa dan tanaman2 hutan yang kian jarang kita temui di pulau jawa.
Powered By Blogger